Kafir

Dalam menjalani kehidupannya, manusia diberikan kemerdekaan berupa ilham oleh Allah untuk memilih salah satu dari dua jalan, yaitu jalan hidayah dan jalan kesesatan.

Dan Kami ilhamkan kepada manusia dua jalan. (QS 90:10)
Maka Kami berikan kepada manusia itu Jalan ketaqwaan dan jalan kekufuran. (QS 91:8) 

Dua jalan tersebut akan menghantarkan manusia menuju kehidupan hakiki di akhirat namun dengan nasib yang berbeda.

Kekafiran dapat ditinjau dari dua pendekatan yaitu asas formal (iman struktur, berupa pendekatan sistem institusional) dan asas material (esensi iman, berupa pendekatan tingkah laku).

Secara harfiah kafir berarti menutupi atau mengisolasi. Orang kafir berarti menutupi hatinya dari alam sekitarnya bahkan dari batang tubuh dirinya sendiri, karena dalam kenyataannya walaupun secara fisik seseorang tidak bisa mengelak dari mematuhi ketentuan Allah namun hatinya sendiri  menolak dan tidak mampu melihat kenyataan tersebut.

Orang kafir adalah orang yang mengingkari dan menolak untuk mematuhi dan melaksanakan perintah Allah serta seluruh sistem hukum dan kebenaran yang telah diturunkan oleh Allah.

 

“Barang siapa memutuskan tidak menurut apa yang diturunkan oleh Allah maka mereka itulah orang yang kafir……”

Perbedaan yang nyata antara Islam dan kafir dinyatakan oleh Allah dalam QS 5:44

Menetapkan hukum disini maksudnya adalah setiap keputusan yang dibuat oleh seseorang setiap saat dalam hidupnya. Bagi setiap hal kehidupan Allah telah merumuskanNya melalui Kitabullah dan Sunnah Rasul. Metode yang diluar dari keduanya adalah metoda yang ditentukan oleh kemauan sendiri, adat kebiasaan nenek moyang atau aturan yang dibuat oleh manusia. Barang siapa yang mengesampingkan cara-cara yang digariskan oleh Allah dalam memutuskan sesuatu maka sesungguhnya ia telah mengikuti jalan kafir.

Kekafiran seseorang umumnya muncul melalui tiga sumber utama, yaitu:

  • Karena keinginan untuk memenuhi kemauan dan hawa nafsu sendiri. Dalam hal ini maka orang tersebut telah menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya.

Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu) ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka). Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. QS 28:50

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?,atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu). QS 25:43-44  

 2.      Mengikuti apa yang diperbuat oleh nenek moyang tanpa berfikir baik dalam hal kepercayaan, adat, pikiran, ritus, upacara. Dalam hal ini maka tuhannya adalah nenek moyang, keluarga atau suku bangsanya.

2:170

5:104-105

10:78

21:53

43:23-25

31:21-23

3.      Patuh kepada selain Allah dengan membabi buta. Dalam hal ini maka orang tersebut mentaati perintah manusia tanpa alasan yang kuat dan mengesampingkan perintah Allah.

QS 6:116

Proporsi kekafiran seseorang berbeda-beda tergantung kepada sejauh mana ia telah membangkang terhadap hukum Allah.  Berdasarkan kepada apa yang diyakininya orang kafir, Al qur’an menggolongkan kafiriin tersebut kepada tiga kelompok:

Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. (98:6)  

 1.      Kafir musyrikin

Orang kafir yang menyekutukan Allah dengan tandingan-tandingannya baik yang berbentuk patung, isme-isme, pimpinan, maupun institusi yang diluar struktur rasulullah saw. Dalam Qur’an dikatakan bahwa mereka melakukan sholat yang merupakan ajaran Ismail ra, namun karena tidak mengakui struktur Muhammad maka mereka jatuh ke dalam kekafiran.ya

2.      Kafir ahlil kitabi

Orang kafir yang sebelumnya telah membaca kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah namun tidak mengakui keberadaan Rasulullah saw sehingga jatuh ke dalam kekafiran. Salah satu sebab ketidakmauan mereka beriman adalah adanya perasaan iri dan dengki.

3.      Kafir Munafikin

Orang kafir yang mendua dalam institusi, tidak satu hati antara ucap dan perbuatannya. Dalam perkataannya mendukung kepada institusi al haq namun dalam kenyataannya malah menghalangi jalan kebenaran. Munafik mengambil orang kafir sebagai wali dengan meninggalkan orang mukmin.

 Apabila dikatakan kepada mereka : “Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul”, niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.

Maka bagaimanakah halnya apabila mereka (orang-orang munafik) ditimpa sesuatu musibah disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri, kemudian mereka datang kepadamu sambil bersumpah : “Demi Allah, kami sekali-kali tidak menghendaki selain penyelesaian yang baik dan perdamaian yang sempurna”.(4:61-62) 

 

 Mereka itu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang di dalam hati mereka. Karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka.(4:63) 

 

Melihat kekafiran seseorang tidak dapat hanya melalui pendekatan tingkah laku dan kultural semata-mata sebagai barometernya. Pada jaman rasulullah dikatakan bahwa orang kafirpun melaksanakan sholat  dan infaq, walaupun sholatnya itu tidak diterima oleh Allah karena dianggap hanya sebagai tepukan dan siulan belaka.

Sembahyang mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu. (8:35) 

 

Beberapa hal yang dapat menjerumuskan orang kepada kekafiran adalah:

1.      Bertawakal kepada selain Allah

2.      Mengingkari nikmat Allah

3.      Bekerja atau berkhidmat dengan tujuan selain karena Allah

4.      Membuat undang-undang menurut kemauan manusia bukan menurut aturan dan kehendak Allah.

5.      Memberikan ketaatan kepada selain Allah

6.      Menjalankan hukum selain hukum Allah

7.      Membenci salah satu atau seluruh ajaran Islam

8.      Mencintai kehidupan dunia melebihi kecintaan kepada akhirat.

9.      Mengimani hanya sebaian dari al qur’an dan sunnah

10.  Mengangkat orang kafir sebagai pemimpin dan mencintainya.

11.  Beribadah bukan karena Allah

Ada tiga sikap yang ditawarkan oleh mukminin kepada kafirin:

          Masuk Islam, atau

          Bayar Jizyah jika ingin tetap dengan identitas kekafiran sebagai keringanan dari Allah, atau

          Qital, sebagai ekspresi kehinaan dari Allah untuk kafirin.

Akibat kafir kepada Allah diriwayatkan dalam Al-qur’an sebagai berikut:

Pelajaran dari generasi terdahulu :

15.10, 15.11, 15.12, 15.13, 15.14, 15.15 25.40 30.42

Hukuman terhadap orang kafir  :

23.44 

70.1, 70.2

9.25, 9.26

52.47

Kaum yang dihancurkan          :

11.100, 11.101, 11.102, 11.103, 14.9, 14.10, 14.11, 14.12, 14.13, 14.14, 14.15, 14.16, 14.17, 14.18, 22.45, 22.46, 22.47, 22.48, 46.27, 46.28, 47.10

Hukuman sebagai tanda dari Allah:

26.91, 26.92, 26.93, 26.94, 26.95, 26.96, 26.97, 26.98, 26.99, 26.100, 26.101, 26.102, 26.103

Kaum Madjan:

22.44, 38.13, 38.14

Kaum Tsamud :

22.42, 38.13, 38.14, 69.4, 69.5, 69.6 11.66, 11.67, 11.68

Kaum Ibrahim:

22.42, 22.43, 22.44

Kaum Lut :

22.42, 22.43, 22.44, 38.13, 38.14 11.82, 11.83 66.10

Kaum Musa :

22.44 38.12, 38.13, 38.14 11.97, 11.98, 11.99

Kaum Nuh :

10.73, 22.42, 38.12, 38.13, 38.14 54.11, 54.12, 54.13, 54.14, 54.15, 54.16

Ahli Kitab :

4.51, 4.52, 4.53, 4.55

Kaum Nuh :

22.42, 38.12, 38.13, 38.14, 69.4, 69.5, 69.6, 69.7, 69.8 46.21, 46.22, 46.23, 46.24, 46.25, 46.26 11.58, 11.59, 11.60  

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: